Sabtu, 17 September 2011

BK DPR Akan Panggil Pramono dan Priyo Terkait Temuan PPATK




TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pimpinan DPR segera akan dimintai keterangannya oleh Badan Kehormatan DPR seputar adanya temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengenai 21 transaksi mencurigakan di Badan Anggaran DPR.

"Ini kan masih diselidiki oleh Badan Kehormatan DPR. Badan Kehormatan akan melakukan klarifikasi dengan proses tertutup termasuk semua data yang ada," ujar Ketua Badan Kehormatan DPR, M. Prakosa ketika dihubungi wartawan, Sabtu (17/9/2011).

Seperti diketahui sebelumnya, dua pimpinan DPR, Pramono Anung dan Priyo Budi Santoso mengumumkan surat yang dikirim ke PPATK mengenai adanya kegiatan mencurigakan di rekening salah satu anggota Badan Anggaran DPR.

Anggota Badan Anggaran yang dicurigai melakukan hal tersebut, Wa Ode Nurhayati membantah bahwa dirinya melakukan transaksi ilegal.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga mengaku tidak terancam oleh pimpinan DPR, lantaran temuan PPATK disebut-sebut sebagai aksi 'balas dendam' karena Wa Ode sebelumnya menuding ada praktek mafia anggaran DPR dan dilakukan pula di meja pimpinan Dewan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar